Langsung ke konten utama

Pemilihan


                  Pemilihan merupakan suatu instruksi hanya bisa dikerjakan hanya jika memenuhi persyaratan tertentu. Struktur pemilihan memungkinkan kita melakukan aksi jika syatrat dipenuhi.
Pemilihan dibagi menjadi 2 : Pemilihan If, Pemilihan Case.
1)      If
Cara mengambil keputusan berdasarkan kondisi yang ada ( True / False ).
Kondisi : Ekspresi seperti boolean yang bernilai benar / salah
                Bisa berupa :
a.       Sebuah nilai boolean, true / false
b.      Sebuah variabel boolean
c.       Dua pembanding data / lebih yang digabung
Aksi       : Satu statement / lebih dimana setiap bisa berupa statement pengisi nilai


Contoh program pemilihan if untuk menentukan bilangan positif :

import java.util.*;
public class bilangan{
public static void main (String[] args){
Scanner input=new Scanner(System.in);
System.out.print("Masukkan Angka : ");
int angka = input.nextInt ();
if (angka <= 9){
            System.out.print("Bilangan Positif Kurang dari 10");
}
else {
            System.out.print("Bukan Bilangan Positif Kurang dari 10");
}
}
}


2)      Case
Merupakan bentuk pemilihan yang mencocokkan nilai ungkapan yang berada.
Contoh program pemilihan case untuk menghitung luas :

import java.util.Scanner;
public class  luas{
public static void main (String[] args){
Scanner in = new Scanner (System.in);
System.out.println("Apa Yang Akan Anda Hitung ?");
System.out.println("=== MENU ===");
System.out.println("1. LUAS PERSEGI PANJANG");
System.out.println("2. LUAS INGKARAN");
System.out.println("3. LUAS SEGITIGA");
System.out.println("Masukan pilihan : ");
int pilihan=in.nextInt();
switch(pilihan){
            case 1:
                        System.out.print("Masukan Panjang :");
                        int p=in.nextInt();
                        System.out.print("lebar : ");
                        int l=in.nextInt();
                        float Luas=p*l;
                        System.out.println("============================");        
                        System.out.print("Luas Persegi : "+Luas);
                        break;
            case 2:
            double phi=3.14;
            double r,luas;
                        System.out.print("Masukan jari jari : ");
                        r=in.nextDouble();
                        luas=phi*r*r;
                        System.out.println("============================");
                        System.out.print("Luas Lingkaran : "+luas);
                        break;
            case 3:
           
                        System.out.print("Masukan Alas :");
                        int alas =in.nextInt();
                        System.out.print("Masukan Tinggi :");
                        int tinggi =in.nextInt();
                        float Luass = (alas * tinggi) / 2;
                        System.out.println("============================");
                        System.out.print("Luas Segitiga : "+Luass);
                        break;
           
}
}

}

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekursif & Thread

Rekursif      Metode rekursif adalah metode mengulang dirinya sendiri. Metoda ini memanggil dirinya sendiri untuk melakukan proses berulang-ulang. Kasus sederhana yang sering muncul adalah proses berulang-ulang menghitung hasil factorial.   Misalnya adalah factorial dari 5 adalah 1 x 2 x 3 x 4 x 5. Dari proses itu kita ketahui bahwa untuk menghitung factorial 5 manualnya seperti 1 x 2 = 2, lalu hasil 2 ini dikalikan 3 sehingga hasilnya adalah 6, lalu hasil 6 ini dikalikan lagi dengan 4 sehingga hasilnya adalah 36, lalu hasil 36 ini dikalikan dengan 5 sehingga hasilnya adalah 120. Rekursif dibagi menjadi dua : 1.       Blok Rekursi  : Kode program yang memuat kondisi mengulang. 2.       Blok Basis      : Kode program yang memuat kondisi berhenti. Konsep Rekursif : 1.       Pemisalan 2.       Langkah – langkah 3...

Pengulangan

Pengulangan        Merupakan kejadian yang berulang sampai memenuhi kondisi yang ada. Dengan adanya pengulangan, program dapat berjalan beberapa kali sesuai dengan inisialisasi jumlah literasi dan kondisi berhenti yang ditentukan.        Pengulangan ada 3 macam, yaitu Pengulangan For, Pengulangan While dan Pengulangan Do While Konsep pengulangan : -           Pengguna bekerja sedikit mungkin. -           Komputer bekerja semaksimal mungkin. Inisialisasi : Untuk memebrikan nilai awal Kondisi     : Pengecekan pengulangan dan pemberhentian pengulangan Literasi     : Proses Pengulangan Konsep Pengulangan -           Pengguna bekerja sedikit mungkin. -           Komputer bekerja s...